Ketika keluar dari terminal, ada bapak-bapak yang menawarkan taksi. Kami menanyakan jimjilbang yang kami maksud. Untungnya dia mengerti. Dia tahu jimjilbang yang terdekat. Dia meminta harga 20,000 won (sekitar Rp 174.000,-). Mahal ya. Memang kalau malam harga taksi lebih mahal, mereka juga nggak pakai argo. Dan kami juga sudah tidak terpikirkan untuk tawar menawar lagi. Lagian sudah pengen cepat-cepat istirahat dan tidur.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar